Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Menguat Tajam! Trump Dikabarkan Siap Pecat Powell
Wednesday, 16 July 2025 23:16 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS melemah pada hari Rabu setelah CBS melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump bertanya kepada sekelompok anggota DPR dari Partai Republik apakah ia harus memecat Ketua The Fed, Jerome Powell. Berita ini mengimbangi penguatan sebelumnya yang dipicu oleh data Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang lebih rendah dari perkiraan untuk bulan Juni, yang awalnya mengangkat Greenback di tengah tanda-tanda meredanya inflasi.

Pada saat penulisan ini, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan melemah tajam di dekat 98,00 selama jam perdagangan Amerika, mundur dari level tertinggi intraday di 98,91 karena para pedagang bereaksi terhadap ketidakpastian politik yang kembali muncul seputar The Fed.

IHP utama stagnan di bulan Juni, tidak menunjukkan pertumbuhan bulanan, dibandingkan dengan kenaikan 0,2% yang diperkirakan pasar, dan turun dari kenaikan 0,3% di bulan Mei. Secara tahunan, PPI melambat menjadi 2,3%, juga di bawah perkiraan 2,5% dan angka 2,6% dari bulan sebelumnya.

PPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, juga lebih lemah dari perkiraan. Angkanya mencapai 0,0% MoM, meleset dari perkiraan 0,2% dan turun dari 0,1% di bulan Mei. Secara tahunan, PPI inti turun menjadi 2,6%, dibandingkan dengan perkiraan 2,7% dan 3,0% di bulan sebelumnya.

Dalam perkembangan terbaru di bidang perdagangan, Presiden Donald Trump mengumumkan perjanjian perdagangan bilateral baru dengan Indonesia pada hari Selasa. Berdasarkan perjanjian tersebut, Indonesia akan dikenakan tarif 19% untuk barang yang diekspor ke Amerika Serikat, penurunan dari usulan sebelumnya sebesar 32%. Sebagai imbalannya, ekspor AS ke Indonesia akan dibebaskan dari tarif dan hambatan non-tarif.

Trump menekankan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk membeli energi AS senilai $15 miliar, produk pertanian senilai $4,5 miliar, dan 50 jet Boeing. Perjanjian tersebut, yang digambarkan sebagai "kesepakatan penting", juga memberikan akses penuh kepada peternak, petani, dan nelayan Amerika ke pasar Indonesia, ujarnya.

Pada saat yang sama, Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif baru hingga 200% terhadap impor farmasi dan semikonduktor dari beberapa negara, dengan langkah-langkah yang kemungkinan akan berlaku pada akhir bulan ini. "Kami akan memulai dengan tarif rendah dan memberi perusahaan farmasi waktu sekitar satu tahun untuk membangun, lalu kami akan menjadikannya tarif yang sangat tinggi," ujar Trump kepada wartawan pada hari Selasa sekembalinya dari pertemuan puncak kecerdasan buatan di Pittsburgh. Ia juga mengisyaratkan rencana untuk menerapkan tarif seragam lebih dari 10% terhadap barang-barang dari lebih dari 100 negara kecil, termasuk banyak negara di Afrika dan Karibia.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS